TULUNGAGUNG

Sinergi TNI-Polri Wujudkan Rasa Aman dan Nyaman Arus Mudik di Stasiun Tulungagung

TULUNGAGUNG – Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 2025, anggota Koramil Tipe B 0807/02 Boyolangu, Serka Adi K. dan Serda Muhamad Ali, bersinergi bersama anggota Polri, security, dan tenaga kesehatan dalam pengamanan pos pelayanan lebaran di Stasiun Tulungagung pada Selasa (01/04/2025).

Sebanyak 12 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini, terdiri dari 2 personel TNI, 5 personel Polri, 3 tenaga kesehatan, dan 2 anggota security. Keberadaan mereka di lokasi bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik yang menggunakan jasa transportasi kereta api selama periode lebaran.

Kegiatan pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2025 yang telah digelar oleh Polres Tulungagung sejak sepekan sebelumnya. Dalam operasi ini, TNI dari Kodim Tulungagung turut diterjunkan untuk menempati pos pengamanan di berbagai titik kemacetan dan objek vital di wilayah Tulungagung.

Tidak hanya berfokus pada pengamanan lalu lintas di jalan raya, pengamanan juga diperketat di objek vital transportasi nasional, termasuk Stasiun Kereta Api Tulungagung. Keberadaan personel gabungan ini menjadi bentuk sinergi antara TNI, Polri, petugas stasiun, dan tenaga kesehatan guna meningkatkan keamanan serta kelancaran arus penumpang selama musim mudik.

Pasi Ops Kodim Tulungagung, Lettu Inf Sugeng, menyatakan bahwa pengamanan selama Operasi Ketupat Semeru 2025 bertujuan untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan perlindungan bagi masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api.

“Personel gabungan juga diterjunkan di beberapa titik rawan kecelakaan lalu lintas dan titik rawan kemacetan guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik masyarakat,” ungkapnya.

Dengan adanya pengamanan ini, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman, serta terhindar dari potensi gangguan keamanan yang dapat menghambat kelancaran perayaan Idul Fitri 2025.

(Feliks F)