TNI Bersama Warga Desa Masaran Trenggalek Kompak Cegah Longsor
TNI melalui Koramil 0806-04/Bendungan, bersama warga Desa Masaran, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, menggelar kegiatan mitigasi bencana alam berupa karya bakti pembersihan lingkungan, Jumat (16/1/2026). Foto: Istimewa
TRENGGALEK – Komitmen TNI dalam melindungi masyarakat dari ancaman bencana tanah longsor terus diwujudkan secara nyata. Melalui Koramil 0806-04/Bendungan, TNI bersama warga Desa Masaran, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, menggelar kegiatan mitigasi bencana alam berupa karya bakti pembersihan lingkungan, Jumat (16/1/2026).
Kegiatan yang dilakukan secara sukarela ini menjadi langkah preventif untuk meminimalisasi risiko longsor, khususnya di wilayah yang rawan terdampak saat musim hujan. Sejak pagi hari, puluhan warga tampak antusias bergotong royong bersama personel Koramil di sejumlah titik rawan di Desa Masaran.
Fokus kegiatan diarahkan pada pembersihan saluran air serta pembersihan sisi kanan dan kiri jalan umum di RT 03 dan RT 04. Endapan tanah, sampah, dan vegetasi liar yang berpotensi menghambat aliran air dibersihkan guna mencegah genangan dan erosi tanah.
Personel Koramil 0806-04/Bendungan tidak hanya melakukan pendampingan, tetapi turut terjun langsung bekerja bersama warga. Dengan peralatan sederhana seperti cangkul dan sabit, mereka bahu-membahu membersihkan lingkungan demi keselamatan bersama.
Bati Tuud Koramil 0806-04/Bendungan, Peltu Hadi Purnomo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata peran TNI dalam mendukung upaya mitigasi bencana di wilayah binaan.
“Mitigasi bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kehadiran kami di sini untuk memastikan lingkungan lebih aman sebelum bencana terjadi,” ujar Peltu Hadi.
Kegiatan karya bakti tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari anggota Kampung Siaga Bencana (KSB), perangkat Desa Masaran, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga masyarakat setempat. Sinergi lintas elemen ini menunjukkan soliditas dan kepedulian bersama dalam menghadapi potensi bencana tanah longsor.
Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana keakraban dan kekompakan terlihat jelas antara TNI dan warga. Tanpa sekat, seluruh peserta bekerja sama menyelesaikan setiap tugas dalam nuansa kekeluargaan.
Melalui pembersihan saluran air dan penataan vegetasi di sepanjang jalan desa, diharapkan potensi genangan air serta pergerakan tanah dapat diminimalisir. Langkah ini dinilai penting mengingat saluran air yang tersumbat kerap menjadi pemicu utama terjadinya longsor di wilayah perbukitan.
Kecamatan Bendungan sendiri merupakan daerah dataran tinggi dengan kontur pegunungan yang rawan pergerakan tanah, terutama saat curah hujan tinggi. Oleh karena itu, kegiatan mitigasi semacam ini menjadi langkah strategis dalam mengurangi risiko bencana.
Peltu Hadi Purnomo menambahkan, Koramil 0806-04/Bendungan akan terus bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam upaya mitigasi bencana secara berkelanjutan guna meningkatkan kesiapsiagaan warga.
Sementara itu, Kepala Desa Masaran, Parmin, menyampaikan apresiasi atas pendampingan dan kepedulian Koramil 0806-04/Bendungan terhadap keselamatan warga. Ia berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut demi mewujudkan desa yang tangguh menghadapi bencana.
Kegiatan karya bakti ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Lebih dari sekadar kerja bakti, kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong untuk menciptakan Desa Masaran yang aman, nyaman, dan siap menghadapi bencana alam. (Johnit Sumbito)
