Trenggalek

TNI dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lumpur Pasca Banjir di Panggul Trenggalek

TRENGGALEK – Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, sejak Sabtu (21/2/2026) pukul 19.00 WIB hingga 20.45 WIB dan mengakibatkan banjir akses jalan di Dusun Karanga, Desa Wonocoyo terendam. Salain mengganggu aktivitas warga, arus transportasi di kawasan tersebut lumpuh.

Luapan sungai dipicu intensitas hujan tinggi dalam waktu relatif singkat. Air yang meluber ke jalan tidak hanya merendam permukaan aspal, namun juga meninggalkan endapan lumpur tebal di sejumlah titik, terutama di RT 22 dan 24 RW 07 serta RT 30, 31, dan 32 RW 09 Dusun Karang, Desa Wonocoyo. Kondisi tersebut membuat jalan licin dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Merespons situasi itu, TNI melalui Babinsa Wonocoyo, Serma Suhardjo, yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) Kecamatan Panggul, bergerak cepat melakukan penanganan. Bersama unsur terkait, ia turun langsung ke lokasi untuk membantu proses pembersihan sisa lumpur yang menutup badan jalan, Minggu (22/2/2026).

Upaya pembersihan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel TNI, BPBD, Damkar Kecamatan Panggul, serta warga setempat. Kendaraan pemadam kebakaran dari Damkar Trenggalek dikerahkan untuk melakukan penyemprotan air guna mempercepat proses pembersihan lumpur yang mengendap di sepanjang ruas terdampak.

Kekompakan lintas instansi dan masyarakat terlihat jelas di lapangan. Warga bahu-membahu menyekop dan mengalirkan lumpur ke sisi jalan, sementara petugas melakukan penyemprotan dan memastikan akses jalan dapat segera digunakan kembali. Sinergi ini menjadi kunci percepatan pemulihan pascabanjir.

Serma Suhardjo menegaskan bahwa TNI bersama para pemangku kepentingan akan selalu hadir di garis terdepan dalam setiap penanganan bencana di wilayah. “TNI selalu hadir bersama tim dalam menangani musibah bencana di mana pun,” tegasnya di sela kegiatan pembersihan.

Dengan langkah cepat dan kolaborasi semua pihak, kondisi jalan di Dusun Karang, Desa Wonocoyo, berangsur normal. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan, mengingat curah hujan tinggi masih berpeluang terjadi di wilayah selatan Trenggalek dalam beberapa hari ke depan. (Johnit Sumbito)