Berawal dari Inisiatif Sederhana, “Orange Handmade” Tampil di Ajang Persit Bisa 2 Tahun 2026
Persit Kartika Chandra Kirana Cabang I Sintelad PG Mabesad, kembangan "Orange Handmade" Tampil di Ajang Persit Bisa 2 Tahun 2026, Senin (13/4/2026). Foto: Istimewa
JAKARTA – Di tengah arus modernisasi dan persaingan industri kreatif yang semakin kompetitif, kehadiran pelaku UMKM yang konsisten menjaga nilai, kualitas, dan identitas lokal menjadi sebuah harapan tersendiri. Orange Handmade (produk kerajinan tangan) merupakan salah satu potret nyata bagaimana ketekunan, kreativitas, dan keberanian untuk berkembang mampu melahirkan karya yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga inspiratif.
Bermula dari inisiatif sederhana pada tahun 2015, usaha yang dirintis oleh Ny. Zuhria Novianty ini tumbuh dengan mengedepankan keunikan produk rajut yang dipadukan dengan sentuhan estetika modern. Di bawah pembinaan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang I Sintelad PG Mabesad, Orange Handmade tidak hanya berkembang sebagai unit usaha, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan yang memberi ruang bagi keterlibatan tenaga kerja serta kolaborasi dengan pelaku usaha lain.

Karya inaiarif sederhana Orange Handmade Ny. Zuhria Novianty, tengah tampil meluas. Foto: Istimewa
Partisipasi dalam ajang Persit Bisa 2 Tahun 2026 menjadi momentum penting yang menandai kesiapan Orange Handmade untuk tampil lebih luas. Mengangkat tema “Earth Series” yang terinspirasi dari elemen alam, produk yang dihadirkan tidak sekadar tas rajut, melainkan representasi harmoni antara manusia dan lingkungannya. Pilihan warna yang membumi menjadi simbol kedekatan dengan alam sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan.
Lebih dari sekadar menghadirkan produk, Orange Handmade menunjukkan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi sekaligus membuka peluang kerja. Dengan melibatkan tenaga kerja serta menjalin kemitraan dalam proses produksi, usaha ini membuktikan bahwa pertumbuhan bisnis dapat berjalan seiring dengan upaya pemberdayaan masyarakat.
Dari sini, kita dapat merefleksikan bahwa setiap karya memiliki cerita dan setiap usaha membawa dampak. Orange Handmade mengajarkan bahwa dari benang-benang sederhana dapat terajut harapan besar harapan akan kemandirian, keberlanjutan, dan masa depan yang lebih baik bagi para pelaku industri kreatif di tanah air. Johnit Sumbito
