INFO JAKARTA

Aksi Matel Belum Tersentuh Operasi Berantas Jaya 2026, Masih Marak di Wilayah Kalideres dan Cengkareng

JAKARTA – Pelaksanaan Operasi Berantas Jaya 2026 yang berlangsung sejak 4 hingga 18 Juli 2026 dinilai belum menyentuh praktik kelompok mata elang (matel) yang masih marak beroperasi di wilayah hukum Polsek Kalideres dan Polsek Cengkareng, Jakarta Barat.

Berdasarkan sejumlah video yang beredar di media sosial dalam beberapa waktu terakhir, aktivitas kelompok matel masih terlihat di sejumlah titik di Jakarta Barat. Warga pun mempertanyakan efektivitas operasi kepolisian dalam menindak praktik tersebut.

Sebelumnya, aksi penarikan paksa sepeda motor yang diduga dilakukan kelompok matel terjadi di kawasan Pedongkelan, Kapuk. Insiden itu sempat memicu adu mulut hingga keributan antara pihak matel dan pengendara yang menjadi korban.

Dari pantauan pada Selasa (7/7/2026) siang, sekelompok orang yang diduga matel kembali terlihat berkumpul di trotoar dekat kawasan Mayora, yang masuk wilayah hukum Polsek Kalideres.

Seorang anggota Polsek Kalideres yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, jajaran kepolisian saat ini masih fokus menjalankan Operasi Berantas Jaya 2026.

Saat ditanya mengenai masih maraknya aktivitas matel di wilayah Kalideres, anggota tersebut mengaku penanganan terhadap praktik matel tidak mudah karena terdapat aspek hukum yang perlu dipastikan.

“Bagaimana disentuh dan hukumnya seperti apa,” ujar anggota Polsek Kalideres, Selasa (7/7/2026).

Sementara itu, warga berharap aparat kepolisian memberikan kepastian hukum terhadap aktivitas matel yang kerap beroperasi di jalan raya dan diduga melakukan penarikan paksa kendaraan hingga memicu keributan.

“Kami berharap polisi bertindak tegas dan melakukan pencegahan agar para matel tidak lagi beroperasi di jalanan serta tidak melakukan penarikan paksa sepeda motor yang sedang dikendarai masyarakat,” kata Agus, seorang pengendara sepeda motor tujuan Tangerang, Selasa (7/7/2026). Johnit Sumbito