METROPOLITAN

Mesin Pompa Banjir Mati, Permukiman Klingkit Rawa Buaya Terendam

JAKARTA – Jakarta kembali dilanda banjir untuk kedua kalinya dalam sepekan. Kali ini, banjir merendam permukiman warga di kawasan Kampung Klingkit RW 11, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, akibat mesin pompa penyedot air tidak berfungsi.

Ketinggian air di permukiman tersebut dilaporkan mencapai lutut orang dewasa pada Kamis (29/1/2026).
Wisman, warga Kampung Klingkit RW 11, membenarkan bahwa mesin pompa air di wilayah tersebut mati sejak pukul 12.00 WIB hingga sore hari. Akibatnya, air banjir tidak dapat segera disedot dan terus menggenangi rumah warga.

“Mesin pompa air di Klingkit mati. Menurut petugas Sumber Daya Air (SDA), ada bagian mesin yang terbakar sehingga pompa tidak bisa dioperasikan,” ujar Wisman, Kamis (29/1/2026).

Ia menambahkan, banjir kali ini merupakan kejadian kedua dalam sepekan terakhir. Pada banjir sebelumnya, genangan air bahkan lebih parah, namun masih dapat ditangani karena mesin pompa berfungsi normal.
“Banjir yang sekarang justru pompa mati. Kalau masalah ini tidak segera ditangani oleh pihak Sumber Daya Air, permukiman warga bisa terendam lebih tinggi,” kata Wisman.

Sejauh ini pihak Kelurahan Rawa Buaya hingga Pemkot Jakarta Barat belum mendistribusikan bantuan untuk korban banjir di Kampung Klingkit RT 06 RW 11, Rawa Buaya.

“Sampai saat ini para korban banjir sama sekali tidak ada bantuan dari Kelurahan Rawa Buaya dan Wali Kota Jakarta Barat,” ujar Witra.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu perbaikan mesin pompa agar genangan air dapat segera surut. (Johnit Sumbito)