Trenggalek

Cegah Banjir di Trenggalek, TNI–Polri Bersama Warga Bersihkan Saluran Air di Kelutan

TRENGGALEK – Upaya mengantisipasi bencana banjir, unsur TNI–Polri bersama pemerintah daerah Kabupaten Trenggalek bersinergi lintas sektor menggelar kerja bakti pembersihan saluran air di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, Minggu (1/2/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan prajurit Koramil 0806-01/Trenggalek, Bhabinkamtibmas, perangkat kelurahan, serta masyarakat setempat.

Sejak pagi hari, suasana Kelurahan Kelutan tampak lebih ramai dari biasanya. Aparat dan warga bahu membahu membersihkan saluran air dari endapan lumpur, dedaunan, hingga tumpukan sampah rumah tangga.

Aktivitas ini menjadi langkah nyata dalam meminimalisasi potensi genangan air di tengah meningkatnya intensitas curah hujan. Kelurahan Kelutan sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah yang rawan banjir di Kabupaten Trenggalek. Letak geografisnya yang berseberangan langsung dengan aliran Sungai Ngasinan membuat kawasan tersebut kerap terdampak luapan air saat hujan deras.

Bati Bakti TNI Koramil 0806-01/Trenggalek, Serka Siswanto, menjelaskan bahwa Sungai Ngasinan merupakan jalur aliran air yang cukup besar. Ketika debit air meningkat dan kapasitas sungai tidak mampu menampung aliran, air berpotensi meluap hingga ke permukiman warga.

Menurutnya, pembersihan saluran air merupakan langkah awal yang sederhana namun sangat efektif dalam mitigasi bencana banjir. Saluran yang tersumbat sampah dan sedimentasi dapat menghambat aliran air sehingga memicu genangan, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk.

Kegiatan kerja bakti ini juga mencerminkan kekompakan antara TNI, Polri, dan masyarakat. Tanpa sekat, seluruh elemen bergotong royong mengangkat sampah, mengeruk lumpur, serta memastikan aliran air kembali lancar. Semangat kebersamaan tersebut menjadi cerminan kuatnya budaya gotong royong masyarakat Trenggalek.

Serka Siswanto menegaskan bahwa keterlibatan warga merupakan kunci utama keberhasilan kegiatan mitigasi lingkungan. Ia mengajak seluruh masyarakat Kelurahan Kelutan untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan rutin melaksanakan kerja bakti, khususnya di wilayah RT 01 hingga RT 14 yang berada di sekitar aliran sungai.

“Melalui kerja bakti pembersihan saluran air ini, setidaknya kita bersama dapat melakukan mitigasi bencana alam berupa banjir,” tegasnya di sela kegiatan.

Pemerintah kelurahan menyambut positif kolaborasi tersebut. Selain meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat. Kehadiran TNI–Polri di tengah warga dinilai mampu menumbuhkan rasa aman sekaligus kepedulian bersama terhadap potensi bencana.

Melalui kerja bakti berkelanjutan dan sinergi lintas instansi, risiko banjir di wilayah Kelurahan Kelutan diharapkan dapat ditekan semaksimal mungkin. Langkah preventif ini menjadi bukti bahwa mitigasi bencana tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada kepedulian dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. (Feliks F)