INFO JAKARTA

Calo Tiket Mudik Lebaran 2026 Beraksi di Terminal Kalideres, Puluhan Penumpang Telantar

JAKARTA – Praktik calo tiket mudik Lebaran kembali marak di Terminal Kalideres, Jakarta Barat. Puluhan penumpang menjadi korban setelah bus yang dijanjikan tak kunjung datang.
Modus yang digunakan terbilang rapi.

Para calo menempel di salah satu loket PO bus resmi dan berpura-pura sebagai petugas loket. Penumpang yang tidak curiga akhirnya membeli tiket dari mereka.

Namun setelah transaksi dilakukan, tiket yang diberikan ternyata bukan untuk bus reguler, melainkan bus ekstra bantuan pariwisata yang tidak jelas jadwal keberangkatannya.

Salah satu korban, Herwanti, mengaku datang bersama keluarganya sejak pagi ke Terminal Kalideres untuk mudik ke Pekalongan, Jawa Tengah. Setibanya di terminal, ia bertemu seseorang yang mengaku sebagai karyawan PO bus.

“Kalau pulang saya biasanya naik Bus Sinar Jaya. Tapi orang itu bilang tiket ke Pekalongan sudah habis dan menyarankan beli tiket PO lain. Setelah dibeli, ternyata tiketnya untuk bus bantuan,” ungkap Herwanti di lokasi, Minggu (15/3/2026).

Menurutnya, petugas loket tersebut menjanjikan bus akan berangkat pukul 11.00 WIB. Namun hingga petang hari, bus yang dijanjikan belum juga tiba.
“Sampai kapan kami berangkat? Busnya saja sampai petang ini belum kelihatan,” keluhnya.

Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, mengimbau para penumpang agar membeli tiket hanya di loket resmi yang telah ditentukan. Hal itu penting agar transaksi tercatat dengan jelas, termasuk nomor loket, petugas yang melayani, serta PO bus yang bersangkutan.

“Jika masyarakat atau penumpang merasa menjadi korban, segera laporkan kepada petugas terminal terdekat agar bisa segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan penumpang untuk memperhatikan berbagai imbauan yang telah disampaikan oleh pihak terminal, baik melalui pengeras suara maupun spanduk informasi. Terminal juga menyediakan QR code untuk mengecek harga tiket dan nama PO bus guna menghindari praktik percaloan. Johnit Sumbito