Pria Mengaku Pegawai PT. KAI Tipu Korban Banjir di Cengkareng

Spread the love

 

JAKARTA, InfoMALANGNEWS.com – Mengaku petugas PT KAI, di baju seragamnya tertempel nama Deni mau memberikan bantuan paket sembako ke korban banjir di RT 002/05 Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat ternyata menipu.

Amran salah satu warga yang pertama bertemu dengan pelaku di Halte Busway Sumur Bor mengatakan, awalnya pelaku menawarkan bantuan untuk korban banjir dan minta dipertemukan dengan ketua RT tempat Amran tinggal.

“Begitu dia (pelaku) menawarkan bantuan, lalu saya pertemukan dengan Bu RT saya,” kata Amran.

Sementara Ketua RT 002/05 Uswatun Hasanah membenarkan bahwa ada seorang  (pelaku) tersebut datang dengan mengaku petugas PJKA yang dinas di Stasiun Rawa Buaya, Cengkareng Jakarta Barat.

“Dia menawarkan paket sembako dan meminta anak karang taruna untuk mengambil bantuan tersebut ke Stasiun Manggarai,” ujar Uswatun, Senin (22/2/2021).

Uswatun juga menjelaskan, dirinya memanggil 10 orang warga untuk mengikuti pelaku ke Stasiun Manggarai dengan menggunakan mobil pribadi.

“Ternyata sampai stasiun Manggarai para warga ditawarkan makan nasi padang di lokasi tersebut, lantas menyuruh salah satu warga untuk fotocopy data-data warga yang akan mendapatkan bantuan,” jelasnya.

Uswatun juga menambahkan, setelah itu pelaku mengajak 4 warga lainya untuk menuju stasiun Tebet dengan menggunakan mobil. Dan meminta dikomunikasikan ke RT dengan menggunakan seluler salah satu warga.

“Selanjutnya, dia (pelaku) mengatakan kepada saya, untuk bantuan tinggal 80 paket sembako, Namun saya meminta kalau bisa diusahakan 100 paket dan pelaku bilang “akan diusahakan,” tambah Uswatun.

Labih jauh Uswatun menerangkan, pelaku juga sempat meminta kunci mobil warganya untuk diparkiran, namun warganya menolak. Dan akhirnya salah satu korban diajak pelaku ke daerah Cililitan dengan menggunakan bajaj.

“Satu warga saya diajak ke Cililitan, yang tiga ditinggal di daerah Tebet. Pelaku meminjam lagi Handphone warga saya yang diajak, lalu menyuruh warga saya untuk membeli kwitansi dan selanjutnya pelaku sudah kabur dan akhirnya warga saya harus kehilangan dua Handphone dan membayar nasi padang sendiri-sendiri,” tuturnya.

Dengan kasus penipuan tersebut, pihaknya akan melaporkan kepihak yang berwajib agar segera diusut dan ditangkap.

(Johnit Sumbito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.