Idul Adha 1442 H, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS Bersama Aparat Desa Bantu Potong Hewan Qurban di Perbatasan

Spread the love

KALBAR, INFOMALANGNEWS.com –  Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS bersama aparat desa melakukan protokol Kesehatan (Protkes) kepada warga yang akan melaksanakan sholat Idul Adha 1442 Hijriyah tahun 2021 masehi dan membantu pemotongan hewan qurban di Desa Saparan, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS, Letkol Inf Hendro Wicaksono, dalam keterangan tertulisnya di Makotis Entikong, Kabupaten Sanggau, Rabu (21/7/2021).

Dansatgas mengatakan, dalam memperingati hari raya Idul Adha ini 5 personel pos Saparan dipimpin Praka Ilham bersama aparat desa Saparan, Kecamatan Jago Babang melaksanakan protkes berupa pengecekan suhu tubuh dan penggunaan hand sanitizer dan pembagian masker gratis kepada warga yang akan melaksanakan sholat Idul Adha.

Selain melakukan protkes kepada warga yang hendak sholat Idul Adha, personel pos Saparan juga membantu pemotongan hewan kurban di Masjid Nurul Huda Desa Saparan, Kecanatan Jagoi Babang.

“Pelaksanaan Sholat Idul Adha, kita ikuti imbauan dan arahan pemerintah bahwa Sholat Idul Adha tetap dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan yang diperketat dan dilakukan di lapangan terbuka, untuk menjaga agar penyebaran virus covid-19 tidak terjadi,” ucap Dansatgas.

Terpisah Danpos Saparan Lettu Inf Dade mengatakan, kegiatan ini pihaknya bekerjasama dengan aparat Desa Saparan untuk melakukan protkes ketat kepada masyarakat yang akan melaksanakan shalat Idul Adha sesuai imbauan pemerintah dan petunjuk pimpinan.

“Harapan kami dengan adanya penerapan protkes ini tidak hanya dilakukan pada saat kegiatan keagamaan saja melainkan sudah menjadi kesadaran masing-masing pribadi sehingga terhindar dari penyebaran virus covid-19,” pungkas Lettu Inf Dade.

Kepala Desa Saparan Bapak Isro mengatakan, kami sangat berterima kasih atas peran aktif dan bantuan Satgas Pamtas yang selalu mengingatkan warga kami untuk selalu menerapkan protkes dalam memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

“Semoga dengan adanya penerapan protkes yang ketat ini, kita semua dapat terhindar dari penyebaran virus covid-19,” ujarnya.

(Johnit Sumbito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.