INFO JAKARTA

Warga Nilai Perangkat Kelurahan Rawa Buaya Kurang Peduli Lingkungan

JAKARTA – Sejumlah fasilitas umum (fasum) di Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga berat dan terkesan dibiarkan tanpa penanganan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan terlihat di beberapa titik, di antaranya Jalan Bojong Raya RT 01 RW 04. Selain itu, beton pembatas jalan di sekitar taman Jalan Palapa RW 01 tampak porak-poranda, serta sejumlah beton penutup saluran air mengalami ambles.

Warga menilai kerusakan tersebut terjadi akibat kurangnya kepedulian perangkat pemangku kepentingan di Kelurahan Rawa Buaya terhadap lingkungan.

“Rusaknya sejumlah fasilitas umum di Rawa Buaya ini mungkin karena RT, RW, dan lurahnya tidak peduli lingkungan. Akibatnya, jalan rusak parah dan beton penutup got tidak pernah diperbaiki,” ujar Salam, warga Rawa Buaya, saat dimintai keterangan, Selasa (6/1/2026).

Menurut Salam, jika para pemangku wilayah peduli terhadap lingkungannya, kerusakan berat pada fasilitas umum dapat dicegah. Ia mencontohkan kondisi Jalan Bojong Raya di RT 001 RW 04 yang kini berubah dari jalan aspal menjadi tanah berlumpur.

“Jalan yang berubah jadi lumpur itu awalnya merupakan lokasi pemberhentian angkutan TransJakLingko untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Kerusakan semakin parah karena sering dijadikan tempat parkir truk barang. Seharusnya RT dan RW memberikan teguran,” katanya.

Salam juga menjelaskan, apabila pemangku wilayah tidak memiliki kewenangan langsung untuk menangani persoalan tersebut, seharusnya mereka melaporkannya kepada instansi terkait agar dapat segera dilakukan perbaikan.

“Kalau dibiarkan dan tidak dilaporkan, ya jadinya seperti sekarang, fasilitas umum hancur,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua RW 04, Jupri, saat dimintai keterangan pada Senin (5/1/2026) malam terkait kerusakan jalan di wilayahnya, tidak memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan.
(Johnit Sumbito)