TNI-Polri dan Pemda Trenggalek Evakuasi ODGJ ke RSUD
TNI-POLRI bersama Pemda Trenggalek, evakuasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) secara terpadu di Desa Gemaharjo, Kecamatan Watulimo, Rabu (15/4/2026). Foto: Istimewa
TRENGGALEK – Sinergitas antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah kembali diwujudkan dalam aksi nyata di Kabupaten Trenggalek melalui evakuasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) secara terpadu di Desa Gemaharjo, Kecamatan Watulimo, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Babinsa Gemaharjo Serda Dadang dari Koramil 0806-07/Watulimo bersama Bhabinkamtibmas Aipda Bayu, perangkat Desa Kerjo, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Gemaharjo. Tim gabungan mengevakuasi seorang warga bernama Yanuar Ghilman (32), yang tinggal di RT 22 RW 04 Desa Gemaharjo.
Proses evakuasi dilakukan dengan pendekatan persuasif dan humanis guna menjaga keselamatan pasien maupun warga sekitar. Sebelum dilakukan evakuasi, petugas terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak keluarga dan lingkungan setempat untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Selanjutnya, Yanuar dibawa menuju RSUD Trenggalek guna mendapatkan penanganan medis dan perawatan yang lebih intensif. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memberikan layanan kesehatan yang layak bagi ODGJ.
Serda Dadang menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya dalam penanganan ODGJ yang memerlukan perhatian khusus dan berkelanjutan.
“TNI-Polri akan terus bersinergi untuk membantu evakuasi ODGJ ke RSUD Trenggalek. Tindakan ini diambil sebagai bentuk kepedulian yang menjadi nilai tambah dalam upaya memberikan perlindungan dan perawatan yang tepat bagi ODGJ,” ujarnya.
Keterlibatan tenaga kesehatan dalam kegiatan ini turut memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai standar medis. Sinergitas lintas sektor ini diharapkan dapat terus diperkuat guna mendukung penanganan masalah sosial secara komprehensif serta menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan kondusif. Feliks F
