Sopir Bus AKAP Terminal Kalideres Ikuti Tes Urine Berkala
Untuk menjamin keselamatan penumpang, Pengelola Terminal Kalideres bekerjasama dengan Badan Narkotika Provinsi (BNP) dan Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat melaksanakan cek kesehatan dan tes urine bagi para sopir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di ruang Kesehatan Terminal, Selasa (28/4/2026). Foto: Istimewa
JAKARTA – Untuk menjamin keselamatan penumpang yang hendak melakukan perjalanan ke kampung halaman melalui transportasi darat dari Terminal Kalideres, pengelola terminal terus mengintensifkan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh pengemudi bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) secara berkala.
Kepala Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Nur Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan tes urine bagi para sopir bus AKAP sebelum memberangkatkan penumpang dari Terminal Kalideres menuju tujuan masing-masing.
“Kegiatan ini kami lakukan secara berkala dengan tujuan menjamin keselamatan penumpang. Selain itu, agar penumpang merasa aman dan nyaman selama perjalanan,” kata Nur Prasetyo, Selasa (28/4/2026).

Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo bersama tim Kesehatan Jakarta Batat. Foto: Istimewa
Pria yang akrab disapa Tyo itu juga menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan dan tes urine terhadap seluruh pengemudi bus AKAP dilaksanakan selama 10 hari berturut-turut setiap bulannya.
“Fungsi utama tes urine bagi pengemudi bus AKAP adalah untuk memastikan mereka bebas dari penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan alkohol. Langkah preventif ini kami lakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan serta memastikan kondisi fisik dan mental pengemudi tetap prima selama perjalanan,” jelasnya.
Tyo menambahkan, pada pemeriksaan hari ini, Selasa (28/4/2026), sedikitnya tiga pengemudi telah menjalani tes urine dan seluruhnya dinyatakan negatif narkoba. Selain tes urine, para sopir juga dilakukan cek tensi darah dan gula darah.
“Alhamdulillah, hasil tes urine hari ini terhadap tiga sopir menunjukkan negatif narkoba. Apabila ditemukan hasil positif, kami akan menyerahkannya kepada pihak BNN untuk dilakukan rehabilitasi,” tutupnya. Johnit Sumbito
