Libur Panjang Mayday 2026, Penumpang Meningkat di Terminal Bus Kalideres
Libur panjang Mayday 2026, penumpang melonjak mencapai 20 hingga 100 persen di Terminal Kalideres, Jakarta Barat. Foto: Istimewa
JAKARTA – Libur panjang Mayday 2026 menyebabkan peningkatan jumlah penumpang di Terminal Kalideres, Jakarta Barat.
Kepala Terminal Bus Kalideres, Nur Prasetyo, membenarkan bahwa dalam periode libur panjang Mayday terjadi lonjakan penumpang dibandingkan hari biasa.
“Ya, pada libur panjang Mayday tahun 2026 ini terjadi peningkatan penumpang yang signifikan, meskipun tidak merata di semua trayek,” jelas Nur Prasetyo, Sabtu (2/5/2026).
Ia menyebutkan, peningkatan paling tinggi terjadi pada bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), khususnya PO Bus Sinar Jaya dengan tujuan favorit Jawa Tengah dan Jawa Timur yang mencapai hingga 200 persen. Sementara itu, PO bus lainnya mengalami kenaikan bervariasi antara 20 persen hingga 100 persen.
“Peningkatan penumpang bervariasi, mulai dari 20 persen, 40 persen hingga 100 persen. Namun untuk PO Bus Sinar Jaya dengan tujuan favorit Jawa Tengah dan Jawa Timur, kenaikannya bisa mencapai 200 persen,” kata Prasetyo.
Prasetyo juga menjelaskan bahwa selama libur panjang Mayday ini tidak ada kenaikan harga tiket bus untuk seluruh jurusan, baik tujuan Jawa maupun Sumatera.
“Tidak ada kenaikan harga tiket pada libur Mayday ini, karena tidak termasuk periode libur besar seperti Natal dan Tahun Baru maupun Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.
Dalam menghadapi lonjakan penumpang, pihak Terminal Kalideres telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari, termasuk pemeriksaan fisik armada melalui ramp check.
Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan kesehatan dan tes urine bagi seluruh sopir yang akan mengangkut penumpang selama libur Mayday.
“Kami telah melakukan ramp check seluruh armada, serta pemeriksaan kesehatan dan tes urine bagi para sopir bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Jakarta Barat dan Badan Narkotika Provinsi (BNP) Jakarta. Hal ini dilakukan demi keselamatan dan keamanan penumpang,” tegas Prasetyo.
Untuk mengantisipasi kepadatan, pihak terminal juga menerapkan rekayasa lalu lintas dengan bekerja sama dengan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat, Satuan Pelaksana Perhubungan Kecamatan Kalideres, serta Satlantas Jakarta Barat.
“Guna mengantisipasi kepadatan penumpang dan penumpukan armada, kami melakukan rekayasa lalu lintas bekerja sama dengan instansi terkait,” pungkasnya. Johnit Sumbito
