Awal Pembangunan Jembatan Garuda, Warga Desa Plumpungrejo Gelar Genduri
Warga Desa Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar menggelar selamatan atau genduri sebagai tanda dimulainya pembangunan Jembatan Garuda, Senin (8/6/2026). Foto: Istimewa
BLITAR – Warga Desa Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar menggelar selamatan atau genduri sebagai tanda dimulainya pembangunan Jembatan Garuda, Senin (8/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di lokasi pembangunan tersebut dihadiri Danramil 0808/10 Kademangan Kapten Inf Ismail, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Genduri digelar sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus doa bersama agar proses pembangunan Jembatan Garuda dapat berjalan lancar, aman, dan selesai sesuai rencana.
Pembangunan Jembatan Garuda menjadi harapan besar masyarakat karena akan berfungsi sebagai akses penghubung antara Dusun Plumpungrejo dan Dusun Precet.
Selama ini warga membutuhkan sarana transportasi yang lebih aman dan mudah untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.
Kepala Desa Plumpungrejo, Subakat, menjelaskan bahwa keberadaan jembatan tersebut akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain membuka akses ekonomi warga menuju pasar, jembatan juga akan mendukung mobilitas pelaku UMKM, khususnya sektor wisata gerabah, mempermudah akses pendidikan bagi pelajar, serta memperlancar transportasi hasil pertanian menuju area persawahan.
Sementara itu, Danramil 0808/10 Kademangan Kapten Inf Ismail menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan Jembatan Garuda. Menurutnya, infrastruktur yang memadai memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong perkembangan wilayah.
“Kami mendukung penuh pembangunan Jembatan Garuda ini. Semoga proses pengerjaannya berjalan lancar dan nantinya dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara aparat Koramil, perangkat desa, dan warga. Momentum tersebut mencerminkan kebersamaan serta sinergi antara pemerintah desa, TNI, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Johnit Sumbito
