INTERNASIONAL

Pemkot Jakbar dan Kamerun Perkuat Diplomasi Daerah Lewat Kerja Sama Antarnegara

JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat memperluas peran diplomasi daerah dengan membuka peluang kerja sama antarnegara melalui kunjungan resmi dua kepala daerah dari Kamerun di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Selasa (28/4/2026).

Kunjungan tersebut menghadirkan Wali Kota Ngaoudéré, Idrissou Abana, dan Wali Kota Bafut, Ntonefor Kembu, yang disambut langsung Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, bersama jajaran. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Kamerun melalui jalur kerja sama pemerintah daerah.

Agenda pertemuan tidak hanya bersifat silaturahmi, tetapi juga menjadi forum diplomasi antarkota untuk menjajaki kolaborasi strategis lintas negara, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan, pembangunan berbasis kolaborasi global, hingga pertukaran budaya dan pendidikan.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menegaskan bahwa kerja sama antarnegara di tingkat kota merupakan bagian penting dari diplomasi modern yang mampu membuka akses jejaring internasional secara lebih luas.

“Hubungan antarkota lintas negara menjadi instrumen strategis dalam memperkuat posisi daerah di kancah global, sekaligus mendorong pertukaran pengetahuan dan budaya antarbangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, Jakarta Barat memiliki potensi besar dalam diplomasi budaya, terutama melalui kawasan Kota Tua dan berbagai situs cagar budaya yang dapat menjadi sarana pertukaran pengalaman internasional.

“Potensi ini tidak hanya memperkuat identitas lokal, tetapi juga menjadi jembatan dalam membangun hubungan antarnegara yang berbasis budaya dan sejarah,” katanya.

Dari pihak Kamerun, Wali Kota Bafut, Ntonefor Kembu, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah konkret dalam membangun kemitraan internasional guna mendukung pembangunan daerahnya.

“Kami melihat Jakarta Barat sebagai mitra strategis dalam kerja sama antarnegara, khususnya dalam transfer pengetahuan, teknologi, budaya, dan pengembangan sektor ekonomi,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Ngaoudéré, Idrissou Abana, yang juga merupakan pemimpin adat, menilai pendekatan Jakarta Barat dalam mengelola dan melestarikan budaya dapat menjadi model kerja sama lintas negara yang berkelanjutan.

“Kami ingin mengadaptasi praktik terbaik dari Jakarta Barat untuk memperkuat pelestarian budaya sekaligus mengembangkan sektor pariwisata di wilayah kami,” katanya.

Kunjungan ini menandai babak awal diplomasi daerah antara Indonesia dan Kamerun di tingkat pemerintah kota. Ke depan, kedua pihak diharapkan dapat merealisasikan berbagai program kerja sama konkret yang tidak hanya mempererat hubungan bilateral, tetapi juga mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis kolaborasi antarnegara. Johnit Sumbito