TULUNGAGUNG

Koptu Slamet Dampingi Percepatan Pengerjaan Rutilahu Milik Warga Binaan

TULUNGAGUNG – Komitmen TNI AD dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui pendampingan Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Bantuan Gubernur Jawa Timur. Seperti yang dilakukan Babinsa Desa Pakisrejo, Koptu Slamet, bersama anggota Koramil Tipe B 0807/18 Tanggunggunung yang melaksanakan pendampingan renovasi rumah milik Wahyudiono, warga Desa Pakisrejo, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, Minggu (12/7/2026).

Pada pengerjaan hari ini, progres pembangunan difokuskan pada pemasangan kerangka teras serta pemasangan kalsiboard skur kuda-kuda tahap kedua. Kehadiran Babinsa di lokasi tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga turut membantu pekerjaan bersama warga agar proses pembangunan berjalan lancar dan sesuai target.
Koptu Slamet mengatakan, pendampingan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat sekaligus memastikan program bantuan pemerintah terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi penerima.

“Pada hari ini kami bersama anggota Koramil mendampingi sekaligus membantu pemasangan kerangka teras dan kalsiboard skur kuda-kuda. Kami berharap seluruh tahapan pekerjaan berjalan aman, lancar, dan selesai tepat waktu sehingga Bapak Wahyudiono beserta keluarga dapat segera menempati rumah yang lebih layak, nyaman, dan aman,” ujar Koptu Slamet.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga Desa Pakisrejo yang terus menjaga semangat gotong royong selama proses pembangunan berlangsung.

“Saya sangat mengapresiasi kepedulian dan kekompakan masyarakat yang dengan sukarela bergotong royong membantu pembangunan rumah ini. Semangat kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan Program Rutilahu. Dengan saling membantu, pekerjaan menjadi lebih ringan, cepat selesai, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga,” tambahnya.

Program Rutilahu Bantuan Gubernur Jawa Timur merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat yang membutuhkan. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu menghadirkan rumah yang lebih layak huni sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun desa. Johnit Sumbito