PKL Dilarang Simpan Meja Bangku dan Buang Sampah di Area Taman SDN 05 Cengkareng Timur

JAKARTA, infoMALANGNEWS.com – Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Ambon persisnya di depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 05, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat dilarang berjualan di badan jalan.

Selain itu, PKL juga dilarang membuang sampah di area taman dan saluran air depan sekolah persis.

Dadang salah satu pedagang dikawasan tersebut membenarkan, bahwa sudah sekitar sepekan ini pihak SDN 05 melarang para PKL berjualan di badan jalan persis depan sekolah.

“Sudah sekitar satu minggu ini pihak sekolah memasang spanduk larangan di taman, intinya para pedagang tidak boleh berjualan di badan jalan, membuang sampah di got dan menaruh barang-barang seperti meja dan bangku di area taman,” ujar Dadang, Minggu (10/10/2021).

Larangan itu, kata Dadang, karena saat ini sekolah sudah mulai belajar sitem tatap muka. Lantaran selama pandemi covid-19 kurang lebih 2 tabun ini PKL banyak yang dagang di badan jalan depan sekolah SDN 05.

“Yang saya dengar sih katanya, sekolah sudah mulai belajar dengan tatap muka. Mungkin dikhawatirkan para PKL ini mengganggu para murid saat belajar. Karena selama ini para orang tua murid saat jemput anaknya pada parkir di badan jalan depan sekolah yang selama ini digunakan untuk jualan PKL,” kata Dadang.

Lebih lanjut Dadang mengungkapkan, bahwa selama ini area taman depan sekolah sering dijadikan tempat untuk menyimpan meja dan bangku oleh beberapa pedagang, sehingga area taman tersebut terlihat kumuh dan saluran air penuh sampah.

“Mestinya pedagang yang harus menyadari. Maksud saya, kalau naruh meja, bangku dan membuang sampah jangan sembarangan di saluran air dan taman,” ungkapnya.

(Johnit Sumbito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *