Danrem 081/DSJ: Jembatan Gantung Penghubung Tiga Desa di Blitar Rampung Akhir Januari
Danrem 081/DSJ Kolonel Untoro Hariyanto menyampaikan Jembatan Gantung Penghubung Tiga Desa di Blitar ditargetkan Rampung Akhir Januari 2026, Sabtu (10/1/2026). Foto: Istimewa
BLITAR – Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Program Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap II di wilayah Korem 081/DSJ.
Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menjelaskan, jembatan gantung yang dibangun di wilayah tersebut akan menghubungkan tiga desa sekaligus.
“Seperti halnya pembangunan jembatan gantung di Kauman, Tulungagung, jembatan yang dibangun di sini akan menghubungkan tiga desa, yakni Desa Bendo Sewu, Pasir Rejo, dan Jeblok,” ujar perwira menengah
TNI AD itu saat meninjau lokasi, Sabtu (10/1/2026).
Ia menjelaskan, lebar sungai di lokasi mencapai sekitar 25 meter, sehingga jembatan gantung yang dibangun memiliki panjang 40 meter dengan lebar 1,2 meter.
Terkait pelaksanaannya, Danrem menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar 20 hari dan telah dimulai sejak 9 Januari 2026.
“Pada tanggal 11 hingga 15 Januari akan dilakukan pemasangan pondasi jembatan. Selanjutnya, tanggal 16 sampai 20 Januari pemasangan tali seling, kemudian tanggal 21 hingga 25 Januari pemasangan kayu papan. Pembangunan ini ditargetkan selesai pada 30 Januari 2026,” jelasnya.
Selain meninjau lokasi di Kecamatan Talun, Danrem Untoro juga mengunjungi lokasi rencana pembangunan jembatan gantung di Dusun Sanan, Desa Jugo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.
Jembatan tersebut akan menggantikan jembatan lama yang rusak parah akibat diterjang arus sungai saat terjadi longsor hingga dua kali. Kondisi tersebut menyebabkan anak-anak di wilayah tersebut terpaksa berpindah sekolah, karena jembatan yang menjadi satu-satunya akses menuju sekolah lama sudah tidak dapat digunakan. (Feliks F)
