Blitar

Penutupan TMMD ke-127 Kodim 0808/Blitar, Wujud Sinergi TNI dan Rakyat Bangun Desa

BLITAR — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0808/Blitar resmi ditutup melalui upacara di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Rabu (11/3/2026). Kegiatan yang berlangsung sekitar satu bulan ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”.

Penutupan ditandai dengan penyerahan hasil pembangunan fisik dan nonfisik kepada pemerintah daerah untuk dimanfaatkan masyarakat.

Dalam upacara tersebut, Danlanud Abd Saleh Malang Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara membacakan amanat Pangdam V/Brawijaya. Disampaikan bahwa TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta komponen bangsa lainnya yang telah berjalan sejak 1980.

Selain pembangunan jalan, gorong-gorong, jembatan dan fasilitas umum, TMMD ke-127 juga melaksanakan program tambahan TNI AD, antara lain pengembangan ketahanan pangan seluas 1 hektar, program TNI AD Manunggal Air Bersih (TMAB) di 5 titik, rehabilitasi 15 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan 15 unit MCK, serta pemberian 100 paket makanan tambahan bagi penderita stunting.

Kegiatan lain meliputi penanaman pohon serta pembersihan fasilitas umum dan fasilitas sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Pangdam V/Brawijaya berharap seluruh hasil pembangunan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta dijaga dan dirawat agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, masyarakat dan semua pihak yang telah mendukung suksesnya TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026.

Sementara itu, Pabung Kodim 0808/Blitar Mayor Cke Supriyono menyampaikan bahwa TMMD bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya daerah terpencil atau tertinggal. Selain pembangunan fisik, kegiatan nonfisik juga dilakukan melalui berbagai penyuluhan seperti bela negara, wawasan kebangsaan, hukum, pertanian, kesehatan, stunting, Posyandu hingga bahaya narkoba.

Usai upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan hasil pembangunan berupa rabat jalan, RTLH, jambanisasi serta Jembatan Merah Putih. Johnit Sumbito