Pengurus JKB Akan Gelar Halal Bihalal Penuh Nuansa Kebersamaan di Jakarta Utara
Pengurus Jembatan Kemajuan Bangsa (JKB), tengah mempersiapkan rencana kegiatan Halal Bihalal yang akan diselenggarakan di Jakarta Utara pada hri Minggu lusa, Jumat (3/4/2026). Foto: Istimewa
JAKARTA – Jembatan Kemajuan Bangsa (JKB), sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang bergerak di bidang sosial, perekonomian kerakyatan, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan, berencana menggelar kegiatan Halal Bihalal (HBH) yang diwacanakan berlangsung pada Minggu (5/4/2026) di Ropang Taman Punggawa, Penjaringan, Jakarta Utara.
Kegiatan Halal Bihalal ini akan dihadiri oleh seluruh pengurus DPP JKB, DPW JKB Provinsi DKI Jakarta, serta DPD JKB se-Jakarta, meliputi Jakarta Utara, Barat, Pusat, Timur, dan Selatan.
Ketua pelaksana HBH, Robert Siagian, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan keikhlasan dalam menjalankan roda organisasi.
“Halal Bihalal ini menjadi ruang untuk saling memaafkan, mempererat tali silaturahmi, serta menyatukan hati dalam semangat kebangsaan. Kita ingin menghadirkan kebersamaan yang dilandasi keimanan, agar setiap langkah organisasi senantiasa membawa kebaikan bagi masyarakat,” ujar Robert saat gladi bersih, Kamis (2/4/2026).
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini, JKB ingin meneguhkan kembali komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman. Nilai-nilai toleransi, kasih sayang, dan saling menghargai menjadi landasan penting dalam menangkal paham radikalisme dan sikap intoleransi.
“Melalui kebersamaan ini, kita diingatkan untuk terus menebar kebaikan, menjaga harmoni, serta memperkuat persaudaraan sebagai sesama anak bangsa. Dari tingkat pusat hingga akar rumput, semangat persatuan harus terus hidup,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, JKB juga berencana menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur pemerintah dan aparat keamanan, sebagai bentuk sinergi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Diharapkan, Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana refleksi spiritual untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan semangat gotong royong demi Indonesia yang damai, rukun, dan sejahtera. Johnit Sumbito
