Jaga Kondusivitas Wilayah Panggul, TNI-Polri Rangkul Perguruan Pencak Silat
TNI-Polri bersama Pemerintah Kabupaten Trenggalek memperkuat menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah menjelang peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, melalui musyawarah bersama para ketua perguruan pencak silat se-Kecamatan Panggul yang digelar di Balai Rakyat Kecamatan Panggul, Sabtu (13/6/2026). Foto: Istimewa
TRENGGALEK – Sinergitas TNI-Polri bersama Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus diperkuat guna menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah menjelang peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Upaya tersebut diwujudkan melalui musyawarah bersama para ketua perguruan pencak silat se-Kecamatan Panggul yang digelar di Balai Rakyat Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Koramil 0806-11/Panggul, Polsek Panggul, dan Pemerintah Kecamatan Panggul tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu, musyawarah juga bertujuan membangun komitmen bersama dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif selama rangkaian kegiatan Tahun Baru Islam.
Bati Tuud Koramil 0806-11/Panggul, Peltu Suyanto, mengatakan sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat merupakan langkah penting dalam menjaga stabilitas wilayah. Menurutnya, keterlibatan aktif perguruan pencak silat menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang efektif guna mencegah potensi konflik maupun gesekan sosial.
“Koramil 0806-11/Panggul bersama Polsek Panggul secara proaktif menggelar rapat koordinasi ini untuk memetakan potensi kerawanan serta mengoptimalkan pengamanan wilayah dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah,” ujar Peltu Suyanto.
Ia menambahkan, sinergitas tersebut akan diwujudkan melalui patroli gabungan, peningkatan komunikasi, dan deteksi dini guna memastikan situasi keamanan tetap terjaga.
“Patroli gabungan dan langkah deteksi dini akan terus kami lakukan untuk menjamin kondusivitas wilayah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” jelasnya.
Dalam forum tersebut, para ketua perguruan pencak silat menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah pengamanan yang dilakukan aparat keamanan dan pemerintah daerah. Mereka berkomitmen menjaga solidaritas antarperguruan, meningkatkan komunikasi, serta mengedepankan penyelesaian persoalan melalui musyawarah demi terciptanya suasana yang harmonis di tengah masyarakat.
Musyawarah juga menekankan pentingnya peran seluruh komponen masyarakat dalam menjaga persatuan dan kerukunan menjelang peringatan Tahun Baru Islam. Momentum 1 Muharram diharapkan tidak hanya menjadi sarana refleksi spiritual, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga keamanan lingkungan dan mendukung pembangunan daerah.
Melalui kolaborasi yang erat antara TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan Panggul, dan perguruan pencak silat, diharapkan wilayah Kecamatan Panggul tetap aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan seluruh rangkaian kegiatan Tahun Baru Islam dengan nyaman dan penuh khidmat. Johnit Sumbito
