Sudinhub Jakarta Barat Getol Razia Jalanan, Parkir Liar dan Terminal Bayangan Disorot Warga
Petugas Sudin Perhubungan Jakarta Barat getol razia jalanan, terminal bayangan luput dari penegasan. Foto: Infomalangnews.com
JAKARTA – Petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Barat dinilai terlalu fokus melakukan razia di jalan-jalan protokol. Di sisi lain, warga menilai penertiban terhadap terminal bayangan dan parkir liar masih terabaikan.
Seorang warga Rawa Buaya, Cengkareng, Salam, mengungkapkan bahwa razia yang dilakukan setiap hari belum memberikan dampak signifikan terhadap pelanggaran di jalan.
“Petugas getol razia di jalan-jalan, tapi manfaatnya apa? Pelanggaran masih terus terjadi. Sementara terminal bayangan dan parkir liar yang jelas-jelas ada di depan mata justru dibiarkan,” ujar Salam saat dimintai keterangan, Rabu (29/4/2026).
Menurutnya, penertiban terminal bayangan dan parkir liar seharusnya menjadi prioritas utama. Selain mengganggu ketertiban, praktik tersebut dinilai rawan pungutan liar (pungli) serta berpotensi merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI Jakarta.
“Kalau terminal bayangan dibiarkan, ada potensi kebocoran PAD dari retribusi yang tidak masuk. Parkir liar juga rawan pungli dan mengganggu warga. Ini yang seharusnya ditindak lebih dulu,” kata Salam.
Ia juga menilai kinerja petugas perhubungan kurang optimal karena terlalu terfokus pada razia di jalan setiap hari tanpa menyentuh akar permasalahan.
“Masa setiap hari razia, tapi pelanggaran tidak pernah habis. Pola kerja seperti ini harus dievaluasi. Pimpinan, baik di tingkat kepala dinas maupun gubernur, perlu melakukan koreksi terhadap kinerja petugas Sudinhub,” tegasnya. Johnit Sumbito
