36 Orang Positif Covid-19, Kelurahan Krukut Tamansari Jalani Micro Lockdown

Spread the love

JAKARTA, infoMALANGNEWS.com – Wilayah Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat dinyatakan zona merah Covid-19 dan saat ini tengah diberlakukan micro lockdown.

Bantuan pangan berupa beras, minyak goreng hingga beberapa dus mie instan digelontorkan oleh Polres Metro Jakarta Barat kepada warga Krukut yang tengah menjalani micro lockdown.

“Kita berikan bantuan pangan kepada warga yang menjalani lockdown,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Ady Wibowo saat ditemui di zona merah COVID-19 wilayah Krukut, Senin (10/1/2022).

Micro lockdown di Krukut, kata Ady, tercatat 600 jiwa yang terdiri dari 298 Kepala Keluarga di RT 08, 11, 14, 10 di wilayah RW 02.

“Bantuan itu sudah kami berikan kepada warga untuk memenuhi kebutuhan selama 14 hari kedepan sejak micro lockdown berlaku pada Kamis (6/1) kemarin,” kata Ady.

Menurut Ady, bantuan tersebut diberikan agar warga tidak harus bekerja ataupun beraktivitas ke luar rumah selama kebijakan micro lockdown berlangsung.

Salin itu ia juga akan mengerahkan personel di tingkat Polsek untuk menjaga pintu keluar dan masuk wilayah yang dilockdown.

“Kami berharap penjagaan yang diperketat, aktivitas warga yang keluar maupun masuk di wilayah tersebut bisa diperkecil,” jelasnya.

Semenrara Lurah Krukut Ilham Nurkarin mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh pihak Polres.

“Hari ini Alhamdulillah kita dapat bantuan dari bapak Kapolres segera kita akan salurkan ke warga yang karantina,” kata Ilham.

Ilham menyebut, sebelumnya warga Krukut ada 36 warga positif tertular virus corona (COVID-19) data tersebut berdasarkan hasil tes antigen dan PCR.

“Dari 36 orang itu, 35 di antaranya sudah dirujuk ke Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat untuk menjalani isolasi. Sedangkan satu orang lainnya dibawa ke rumah sakit karena melahirkan,” ujar Ilham.

Sementara itu Ilham juga belum bisa memastikan apakah seluruh warganya terpapar COVID-19 varian Omicron.

“Kalau yang pertama dipastikan positif COVID-19, cuma vairannya masih probable Omicron. Rilis resminya dari Dinas Kesehatan,” pungkasnya.

(Johnit Sumbito)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.