Masa Pandemi, Barang Loakan di Cengkareng Masih Dikejar Pembeli

JAKARTA, infoMALANGNEWS.com – Meskipun situasi masih pandemi akibat terdampak Covid-19, barang-barang loakan serba ada di Jalan Ambon, Cengkareng Timur, Cengkareng  Jakarta Barat tetap diserbu pembeli.

Fajar pemilik lapak barang loakan mengaku bahwa dirinya sudah 6 tahun berjualan barang-barang bekas (loakan) di jalan Ambon Cengkareng, Jakarta Barat sebelum ramai adanya covid-19.

“Saya jualan barang-barang bekas di Cengkareng sini sudah 6 tahun sebelum ramainya cobid-19,” kata Fajar, Minggu (6/2/2022) dilokasi lapaknya.

Dirinya juga menyebutkan, jualan barang loakan (bekas) harus sabar, karena pembelinya beragam suku. Dirinya sadar melayani orang beragam suku, apapun masalahnya ia harus melayani yang terbaik untuk mereka (pembeli).

“Alhamdulillah dengan kesabaran saya, pembeli tidak  bosan-bosan menyerbu beli barang-bekas yang saya jual. Ya bersyukur saja mudah-mudahan rizky selalu ada,” ucap Fajar.

Kalau soal pendapatan, kata Fajar, karena hanya jualan barang loakan sehongga tidak pasti dapatnya. Kalau kebetulan dagangan dapat yang bagus-bagus pendapatan cukup lumayan bisa Rp 1.000.000 bahkan lebih, sekali berjualan.

“Kalau pendapatan tidak pasti, bisa dapat Rp. 1000.000 lebih kalau pas dapat barang bekas tapi bagus. Tapi kadang hanya dapat Rp. 60.000 kalau kebetulan barang yang saya jual gak ada yanh bagus,” ujarnya.

Menyinggung soal pandemi covid-19, ia mengakui selama covid-19 dagang agak sulit, lantaran mencari barang-barang bekas juga sangat sulit. Menurutnya, kesulitan tersebut karena barang sudah agak sulit dan pembelinya munhkin juga sudah sulit masalah keuanganbya.

“Selama pandemi berkepanjangan ini, saya akui memang sulit dagang apa saja, apalagi dagang barang bekas seperti saya. Untungnya saya banyak teman dan langganan,” ungkapnya.

Ia pun berharap supaya masalah covid-19 supaya segera berakhir, agar masyarakat kembali berkatifitas normal. Jangan seperti saat masih terus berkepanjangan masalah covid-19.

“Saya berharap supaya covid-19 segera berakir dari negeri Indonesia. Kasian masyarakat udah pada habis-habisan. Apalagi saya hasil dagang loakan tidak pasti,” harap Fajar.

(Johnit Sumbito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *