Ruko Berlantai 4 di Tambora Terbakar, 6 Orang Hangus Terpanggang

Spread the love

JAKARTA, infomalangnews.com – Sebuah Ruko berlantai 4 yang dijadikan tempat kost-kostan di Duri Selatan, Tambora terbakar pada pukul 06.36 WIB, Rabu (17/8/2022).

Akibat kebakatan tersebut, sebanyak 6 orang penghuni kost tewas terbakar lantaran para korban terjebak di dalam kamar saat kobaran api membesar melumat sebuah ruko yang korban tempati. Selain 6 orang korban tewas dalam musibah ini juga ada 2 orang korban lainnya mengalami luka serius.

Sementara pihak keluarga yang mengetahui adanya banyak korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut, sontak menangis histeris.

Api diduga akibat korsleting listrik di bagian lantai 2. Karena kobaran api dengan cepat merambat dan melumat lantai 3 dan empat bangunan disampingnya.

Sebuah Ruko berlantai 4 di Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat terbakar menelan 6 orang korban meninggal dunia. (Foto: istinewa).

Diketahui sebuah bangunan ruko yang terbakar tersebut, keberadaan jendelanya tertutup tralis besi sehingga membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan untuk memadamkan api dan mengevakuasi sejumlah penghuni kost yang terjebak didalam kamar.

Kasie OPS Pemadam Kebakaran Kota Administrasi Jakarta Barat  Syarifudin mengatakan, kobaran api sudah berhasil dipadamkan saru jam kemudian dengan mengerahka  19 unit mobil pemadam kebakaran.

“Api bwrhasil dipadamkan setelah satu jam kemudian. Kami mengerah 19 unit mobil pemadam mebakaran. Namun saat ini petugas Damkar masih berusaha megevakuasi para korban yang meninggal dunia karena terbakar,” ujar Syariffudin dilokasi, Rabu (17/7/2022).

Hingga berita ini ditayangkan, terlihat petugas gabungan masih berusaha mengevakuasi para korban yang hanrus terbakar di lantai 3 dan lantai 4 ya g kudes dilumat sijago merah.

Sementara untuk kepentingan penyelidikan 6 korban meninggal dunia dikirim ke RS Cipto Mangumkusumo, Jakarta Pusat untuk dilakukan visum. Sedangkan 3 orang korban luka bakar serius dilarikan ke RS Tarakan, Jakarta Pusat guna mendapatkan perawatan medis.

(Johnit Sumbito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.