Pengamanan May Day, Polres Metro Jakarta Barat Libatkan 1.035 Personel Gabungan
Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, jajaran Polres Metro Jakarta Barat, Kombes Twedi Aditya Bennyahdi memimpin rapat koordinasi (Rakor) lintas sektor melibatkan 1.035 personel gabungan dari unsur TNI-Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan yang digelar di Aula Wira Pratama lantai 6 Mako Polres Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026). Foto: Istimewa
JAKARTA – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, jajaran Polres Metro Jakarta Barat berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral, Kamis (30/4/2026).
Rapat Koordinasi berlangsung di Aula Wira Pratama lantai 6 ini dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Twedi Aditya Bennyahdi dan dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari TNI, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, hingga instansi terkait lainnya.
Kehadiran lintas sektor ini bukti kuatnya sinergi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Dalam arahannya, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menyampaikan bahwa pengamanan May Day tidak hanya berfokus pada aspek keamanan semata, namun juga mengedepankan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.
Pendekatan persuasif, profesional, dan proporsional menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika pergerakan massa buruh yang diperkirakan akan menuju kawasan Monas dan DPR/MPR RI.
“Pengamanan ini bukan sekadar tugas, tetapi bentuk pelayanan kita kepada masyarakat. Pastikan setiap langkah dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan mengedepankan sisi kemanusiaan,” ujar Kapolres.
Sebanyak 1.035 personel gabungan disiapkan dalam pengamanan ini, terdiri dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.
Mereka akan disebar di titik-titik strategis, termasuk jalur perlintasan massa, akses masuk wilayah, serta lokasi rawan kemacetan.
Selain itu, rekayasa lalu lintas juga telah disiapkan guna mengantisipasi kepadatan arus kendaraan, sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan lancar.
Rakor ini menjadi langkah awal dalam menyusun strategi terpadu, sekaligus memperkuat koordinasi antar instansi agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini.
Dengan persiapan matang dan sinergi yang kuat, diharapkan peringatan May Day di wilayah Jakarta Barat dapat berlangsung aman, tertib, dan damai, tanpa mengganggu aktivitas masyarakat. Johnit Sumbito
