Polri Izinkan Kompetisi Piala Menpora 2021, Arema FC Segera Ikat Kontrak Pemain

Spread the love

 

InfoMALANGNEWS.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akhirnya mengizinkan bergulirnya kembali kompetisi sepak bola tanah air di tengah situasi pandemi Covid-19. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, keputusan ini diambil usai pihaknya melakukan kajian mendalam.

“Kami kemudian melaksanakan rapat koordinasi, kita mencoba untuk kemudian mempelajari bersama terkait dengan kondisi terkini yang ada. Bahwa olahraga, khususnya Sepak Bola tetap harus berjalan,” kata Listyo Sigit usai menerima kunjungan Menpora di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (18/2/2021).

Seperti yang dilansir Suryamalang.com, Arema FC pun akhirnya akan mengikat kontrak pemain. Setelah Polri mengizinkan Piala Menpora 2021.

“Sebelum izin turnamen keluar, kami sudah memanggil pemain yang dipertahankan. Kami katakan bahwa kami akan kontrak begitu izin turun,” kata Ruddy Widodo, General Manager Arema FC, Jumat (19/2/2021).

Sebelumnya, manajemen belum berani mengikat kontrak pemain karena trauma dengan kejadian Oktober 2020.
Saat itu kompetis akani dilanjutkan mulai 1 Oktober 2021, namun Polri tidak mengeluarkan izin sampai H-3 pertandingan. Akhirnya kompetisi vakum sampai sekarang.

Ketika itu Arema FC sudah terlanjur mendatangkan pelatih asing dan dua pemain asing.

“Semua klub trauma, termasuk Arema FC. Makanya kami tidak ingin gegabah mengikat kontrak sebelum izin turun. Beberapa klub sangat berani mengikat pemain sebelum izin keluar, tapi Arema FC memilih menunggu izin keluar. Begitu izin keluar, kami akan segera mengikat kontrak para pemain,” jelasnya.

Kendati demikian, Kapolri menekankan, semua pihak harus mempedomani bahwa keselamatan rakyat tetap salah satu faktor yang utama. Oleh karena itu, penyelenggara kompetisi sepak bola tetap harus memperhatikan protokol kesehatan.

“Dalam rapat kita sepakat untuk kita berikan kesempatan. Tentunya dengan catatan bahwa penegakan Prokes itu menjadi syarat utama. Dengan adanya kesepakatan tersebut kita harus sama-sama menjaga komitmen, baik klub bola, pemain, suporter. di manapun nantinya apabila ini diselenggarakan penegakan prokes itu jadi prioritas,” ujar Kapolri.

Untuk itu, Polri, kata Sigit memberikan kesempatan bagi pihak-pihak penyelenggara untuk menyelenggarkan pra kompetisi. Hal ini, tekan Sigit, untuk melihat komitmen dan sudah sesuai atau tidaknya penegakan protokol kesehatan ketika nanti kompetisi benar-benar bergulir.

“Kalo syarat itu bisa dilaksanakan, kita evaluasi secara bertahap sehingga tentunya penyelenggara kegiatan bisa semakin baik.  Tentunya dengan adanya kesepakatan tersebut kita harus sama-sama menjaga komitmen,” pungkas Listyo Sigit.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Menpora Zainudin Amali menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah memberikan kesempatan kompetisi sepak bola tanah air kembali bergulir.

“Ini sekaligus menjadi ujian, apakah hal-hal yang sudah disampaikan pada saat memohon izin dari pihak PSSI dan LIB itu dipatuhi tidak. Polri akan melihat itu, kalau turnamen pramusim ini berhasil dengan baik. maka tntu setelah itu, setelah lebaran Idul Fitri nanti akan ada kompetisi untuk 2021-2022,” jelas Zainudin. (Johnit Sumbito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *