Ketua Presidium IPW Neta S Pane: Kapolri Harus Copot Kombes Yang Mbalelo

 

JAKARTA, InfoMALANGNEWS.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo harus bersikap tegas untuk mengamankan dan menjalankan kebijakannya. Jika ada Kombes yang mbalelo dan membangkang dalam menjalankan kebijakannya harus segera dicopot dari jabatannya. Sehingga kebijakan Kapolri punya wibawa. Hal tersebut dikatakan ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane saat memberikan keterangan persnya, Rabu (24/2/2021)

Ketua IPW Neta S Pane menilai, seorang Kombes saja berani membangkang kebijakan Kapolri, lalu bagaimana dengan jenderal-jenderal lainnya. Sebab ini  wibawa dan marwah kebijakan Kapolri harus dijaga dengan sikap tegas oleh Kapolri sendiri.

IPW menekankan hal ini mengingat Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis memanggil dan akan memeriksa serta menjadikan tersangka, Joseph Erwiantoro, dengan tuduhan melanggar UU ITE.

“Namun akhirnya pemeriksaan itu ditunda tanpa batas waktu yang ditentukan. Padahal Kapolri Sigit sudah berkali kali mengatakan bahwa dalam penerapan UU ITE penyidik agar lebih selektif karena UU ITE bukan alat kriminalisasi,” ujar Neta.

Bahkan Kapolri menekankan, kata Neta, rasa keadilan dalam menggunakan payung hukum Undang-undang nomor: 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) harus dikedepankan.

“Kami mengapresiasi pada Kapolri Sigit yang sudah mengeluarkan Surat Edaran Kapolri nomor: SE/2/II/2921 tertanggal 19 Februari 2021. Dalam surat edaran itu, Kapolri menekankan bahwa penyidik perlu mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam memonitor dan mengedukasi serta memberikan peringatan agar potensi tindak pidana siber di tengah masyarakat dapat dicegah,” kata Ketua Presidium IPW.

Dalam hal itu, IPW sangat menyayangkan Direskrimum Polda Metro Jaya yang mengeluarkan surat panggilan No: Spgl/499/II/RES 2.5/2021/Ditreskrimsus dan menetapkan Joseph Erwiantoro sebagai tersangka.

“Tindakan itu bukan hanya teledor dan ceroboh, tapi juga sebuah pembangkangan seorang bawahan terhadap Kapolri. Ini sebuah preseden. Jika seorang Kombes dibiarkan membangkang, bukan mustahil para jenderal akan ikut ikutan membangkang pada Kapolri. Untuk itu Kapolri perlu bertindak tegas agar kebijakannya punya wibawa,” jelasnya.

Reporter: Johnit Sumbito

Editor: Budi Beler

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *