Wakil Bupati Malang Jatim Sambut Tim Penilai Fact Finding Pemuda Pelopor Tingkat Nasional di Pendopo Agung

Spread the love

MALANG, infoMALANGNEWS.com – Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten Malang, Nazaruddin Hasan menerima Tim Penilai Fact Finding (survey lapangan) Pemuda Pelopor Tingkat Nasional, di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jum’at (1/10/2021).

Kedatangan Tim Penilai Fact Finding Pemuda Pelopor Tingkat Nasional beserta rombongan tersebut, dalam rangka meninjau lapangan atas lolosnya M. Sukron “Kopi Taji” yang bertempat di Desa Taji, Kecamatan Jabung, masuk dalam empat finalis di Jawa Timur dan Desa Taji menjadi finalis dari bidang pangan tingkat nasional, yang saat ini berstatus layak dinilai.

“Saya selaku Pemerintah Kabupaten Malang menyampaikan Selamat Datang dan terima kasih kepada Tim Penilaian Fact Finding Pemuda Pelopor Tingkat Nasional beserta rombongan, untuk tim penilaian yang memiliki kapasitas untuk menilai langsung tentang kebenaran di lapangan agar menyampaikan apa adanya tentang keadaan yang sebenarnya di lapangan hal ini untuk menunjukkan kebenaran dari hasil kajian sehingga memberikan penilaian yang sebenarnya, biarkan anak-anak kami tumbuh berkembang dan menjadi motivasi untuk anak-anak yang lain,” ucap Wakil Bupati Malang, seperti yang dilansir Prokopim Setda Kabuoaten Malang, Jumat (1/10/2021).

Lebih lanjud Sidik Gatot Subroro menjelaskan, bahwa program pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional Tahun 2021 tersebut, merupakan kegiatan bentuk dari kepedulian pemerintah kepada pemuda yang telah menunjukkan prestasi dan kepeloporannya.

“Kebanggan bagi kami bahwasannya pemuda dari Kabupaten Malang mampu menjadi salah satu nominator dalam Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional Tahun 2021, saya berharap pada saatnya nanti akan mendapatkan ruang menjadi prestasi yang membanggakan bagi diri sendiri dan Pemerintah Kabupaten Malang,” jelas Didik.

Sementara itu perwakilan dari Tim Juri Pemuda Pelopor Abdul Latif mengatakan, bahwa Pemuda Pelopor merupakan program dari pusat yang diturunkan ke provinsi untuk dijadikan sebagai pelopor atau penggerak bagi masyarakat di kabupaten melalui inovasi, wawasan serta gagasan agar dapat memberikan berkontribusi ke wilayahnya masing-masing.

“Ada empat point yang akan di nilai dari segi Kepemimpinan, Keuletan, Inovasi dan dampak terhadap masyarakat sekitar. Dalam kompetisi ini (Kopi Taji) masuk kedalam kategori pangan, kategori pangan menjadi kategori favorit dari lima kategori yang lain karena pangan ruang lingkup dan omsetnya besar dari sisi keuangan berdampak ekonomi yang luas dan biasanya di tinggalkan oleh anak muda,” kata Abdul Latif.

“Kami beeharap melalui pemuda pelopor ini, bisa memberikan contoh positif bagi generasi muda di Kabupaten Malang dalam meningkatkan potensi yang ada di wilayahnya serta ada dampak yang baik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Editotor: Johnit Sumbito

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.