Atasi Luapan Air Rob di Tegal Alur, Walikota Jakarta Barat akan Evaluasi Bersama Dinas SDA

Spread the love

JAKARTA, infoMALANGNEWS.com – Air Rob yang kerap menghantui warga Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat setiap musim hujan tib, Walikota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko akan melakukan pengkajian dan evaluasi ulang bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinso DKI Jakarta.

Upaya ini muncul setalah ia melakukan peninjauan di lakoasi tingginya air Rob di Tegal Alur pasca Jakarta diguyur hujan lebat beberapa hari ini.

Walikota Administrasi Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko mengatakan, pihaknya setelah 2 hari berturut-turut melakukan peninjauan dilakasi air Rob di KekurahanTegal Alur, Kecamatan Kalideres pada Rabu, 19 Januari hingga hari ini Kamis 20 Januari 2022, bahwa waliyah tersebut harus dilakukan pengkajuan ulang.

“Saya akan konsultasikan ke Dinas Tata Air, agar kali semongol di kaji dan di evaluasi untuk program dalam banjir kedepannya,” kata Yani dalam pesan singkatnya, Kamis (20/1/2022).

Selain itu, Yani mejelaskan, bahwa untuk mangatasi sementara luapan air Rob tersebut, pihaknya memastikan personil dan pompa-pompa air mobile sudah berada pada titik-titik pemukiman yang daerahnya cekungan, dan ketika permukaan air kali surut untuk segera dilakukan penyedotan. Kemudian ia memastikan masyarakat pengungsi dicukupi kebutuhannya termasuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak luapan air Rob.

Selanjutnya, seluruh personil sarpras di standbykan di titik yang berhimpitan dengan aliran kali semongol.

“Gulkarmat, BPBD, Sudin SDA, Sudin Kehutanan, Dinsos Tagana, dan Kesehatan harus berkolaborasi dengan RT, RW dan standbay dilokasi untuk mangatasi masiah ini,” jelas Yani.

Sementara Kepala Sudin Sumber Daya Air (Kasudin SDA) Kota Administrasi Jakarta Barat Purwanti ketika diminta keterangannya terkait bagaimana mengatasi luapan air Rob tersebut, pihaknya menjelaskan, bahwa pompa digunakan untuk memompa air yang terjebak dikawasan pemukiman sambil menunggu air robnya surut.

“Pompa kami gunakan untuk memompa air yang terjebak dikawasan pemukiman,” ucap Purwanti.

(Johnit Sumbito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.